Timbun Bensin, Mobil
Jimny Diamankan Polisi
KOTA MANNA –
Kelangkahan bahan bakar bensin dan mahalnya penjualan bensin di eceran, banyak
di manfaatkan oleh para pedagang bensin yang ingin meraup keuntungan. Berbagai
macam cara dilakukan untuk mendapat bensin yang dijual di SPBU, kemudian di
jual kembali di eceran.
Salah
satunya Ra(28) warga jalan BLK kelurahan Kota Medan, ia sering mengantri BBM
jenis premium secara berulang-ulang untuk di jual kembali di eceran. Bahakan ia
memmodifikasi tangki bahan bakar mobilnya menjadi bermuatan 100 liter bensin,
yang ia taruh di bagian belakang mobil.
Naasnya
Polisi yang berjaga-jaga di SPBU tersebut mencurigai mobil yang dikendarai Ra
yang mengantri secara berulang-ulang. Polisi yang mencurigai tingkah pelaku
yang gelisah saat akan keluar dari SPBU, langsung mencegat pelaku dan mengecek
surat menyurat kendaraan serta mengecek tangki BBM si pelaku. Selanjutnya mobil
itu langsung diamankan di pos Lantas Kota Medan.
Kasat
Lantas Polres BS, Iptu septa Firmansyah Amdik, mengakui kebenaran kejadian, “ia
mengungkapkan diketahuinya tangki mobil itu telah dimodifikasi berdasarkan
hasil pantauan pihaknya di lokasi” ujarnya.
Panen Padi Belum Bisa Penuhi Target
MANNA
– Mayoritas penduduk Kecamatan seginim Kabupaten
Bengkulu Selatan, adalah seorang petani padi. Padi yang dihasilkan dari Seginim
tersebut belum mampu memprogramkan panen sebanyak 3 kali dalam setahun sesuai
yang di harapkan Dinas Pertanian Perkebunan.
Budaya dan tradisi berlaku di desa, satu tahun petani
hanya mencanangkan 2 kali turun tanam. Menurut salah seorang petani padi, bapak
Suryadi(47) mengatakan dalam satu tahun melaksanakan program tanam padi
sebanyak 3 kali, artinya terlalu memaksakan keinginan dan rentan memperoleh
hasil sedikit.“Jika tetap dipaksakan dalam 1 tahun 3 kali, waktu penyuburan
lahan sangat singkat dan sulit untuk panen optimal,” terangnya.
Menurutnya, petani yang menunggu masa tanam tiba
sesuai jadwal biasa, banyak yang alih fungsi lahan sifatnya sementara . Bukan menanam padi,
melainkan menanam sayur mayur dan palawija serta pengelolaan ikan tawar. “Tidak
serta merta harus menanam padi di waktu turun tanam padi, banyak potensi lain
dijadikan petani sebagai sumber penghasilan,” ujarnya.
Suryadi berterimaksih
dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, sudah konsisten untuk
mensejahterakan para petani berbagai wilayah. Telah menyediakan berbagai
fasilitas pendukung untuk kegiatan bertani, seperti handtractor, benih unggul,
pupuk, racun tumbuhan dan fasilitas lainnya.”Pemberian fasilitas pemerintah
itulah, kita bisa melaksanakan banyak kegiatan, semangat untuk menjadi petani
handal,” tutupnya.(diel)
Bakso Bakar Menjadi
Tren Kuliner Di Kota Bengkulu
BENGKULU – Bakso bakar saat ini menjadi tern kuliner di wilayah kota
Bengkulu. Khususnya di kalangan muda. Peluang ini dimanfaatkan oleh junaidi
untul membuka Salah satu cabang usahanya di kawasan Jl.Kalimantan (Rawa
Makmur).
Junaidi mendirikan cabang bakso bakar sudah 3 bulan terakhir. Dengan bermodal seadanya, sekarang bakso bakar milik Junaidi sudah ramai di kunjungi para penikmat kuliner.
Dengan harga satu porsi 10.000 atau 1500/tusuk para pengunjung sudah dapat menikmati bakso bakar yang di tawarkan. Tidak itu saja Junaidi juga menawarkan berbagai macam rasa bakso bakar seperti : Balado, Barbeqeu dan jagung bakar.(diel)
Junaidi mendirikan cabang bakso bakar sudah 3 bulan terakhir. Dengan bermodal seadanya, sekarang bakso bakar milik Junaidi sudah ramai di kunjungi para penikmat kuliner.
Dengan harga satu porsi 10.000 atau 1500/tusuk para pengunjung sudah dapat menikmati bakso bakar yang di tawarkan. Tidak itu saja Junaidi juga menawarkan berbagai macam rasa bakso bakar seperti : Balado, Barbeqeu dan jagung bakar.(diel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar