Selasa, 04 Juni 2013

panen padi belum bisa penuhi target


Panen Padi Belum Bisa Penuhi Target


MANNA – Mayoritas penduduk Kecamatan seginim Kabupaten Bengkulu Selatan, adalah seorang petani padi. Padi yang dihasilkan dari Seginim tersebut belum mampu memprogramkan panen sebanyak 3 kali dalam setahun sesuai yang di harapkan Dinas Pertanian Perkebunan.

Budaya dan tradisi berlaku di desa, satu tahun petani hanya mencanangkan 2 kali turun tanam. Menurut salah seorang petani padi, bapak Suryadi(47) mengatakan dalam satu tahun melaksanakan program tanam padi sebanyak 3 kali, artinya terlalu memaksakan keinginan dan rentan memperoleh hasil sedikit.“Jika tetap dipaksakan dalam 1 tahun 3 kali, waktu penyuburan lahan sangat singkat dan sulit untuk panen optimal,” terangnya.
Menurutnya, petani yang menunggu masa tanam tiba sesuai jadwal biasa, banyak yang alih fungsi lahan sifatnya sementara . Bukan menanam padi, melainkan menanam sayur mayur dan palawija serta pengelolaan ikan tawar. “Tidak serta merta harus menanam padi di waktu turun tanam padi, banyak potensi lain dijadikan petani sebagai sumber penghasilan,” ujarnya.
Suryadi berterimaksih dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, sudah konsisten untuk mensejahterakan para petani berbagai wilayah. Telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk kegiatan bertani, seperti handtractor, benih unggul, pupuk, racun tumbuhan dan fasilitas lainnya.”Pemberian fasilitas pemerintah itulah, kita bisa melaksanakan banyak kegiatan, semangat untuk menjadi petani handal,” tutupnya.(diel)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar